A curious mind.
A life in notes.
Renungan tentang kehidupan sehari-hari, hal-hal yang kita pelajari,
serta momen-momen yang layak peroleh perhatian.
The featured story
Kau Harus Datang
“Kau harus datang” Begitulah bunyi pesan singkat yang kuterima pagi ini. Sesaat sebelumnya aku masih meringkuk memeluk ponselku yang dingin terpapar pendingin ruangan. Bergegas aku meloncat dari tempat tidurku kusambar handuk dan segera mandi. Gerimis mulai turun saat aku masuk ke dalam kabin pesawat yang dingin ini, bulan Maret ini semua terasa dingin. Kulihat di
Read the storyCerita lain di kisahlastri
7 CeritaSelamat Datang Nak
Ramadhan hari ketujuh. Sore menjelang berbuka puasa mentari telah condong ke barat dan tak lama akan segera bersembunyi di balik gunung Ungaran. Gunung yang menjulang dua kilometer dari atas permukaan laut ini konon adalah makam Dasamuka yang dikubur oleh Hanoman si kera putih. Sisa-sisa rona jingga mentari yang mulai memudar meninggalkan fitur logo Kamikaze menjadi
Romantika Karet Gelang
Malam ini sebelum tidur saya tiba-tiba terusik dengan sebuah benda, karet gelang. Megapa? Begini, kemarin saya memenangkan lelang ikan koi sehingga sore tadi pergi ke penjual ikan koi untuk mengambil ikan tersebut, setelah berbincang beberapa saat kemudian ikan dikemas dalam plastik berisi air lalu dikembungkan dengan tiupan oksigen. Agar aman, bagian unjung plastik lalu diikat
Tak Usah Gaun, Tapi..
Angin malam berhembus ke timur dengan irama yang tak teratur, kadang lambat kadang tergesa-gesa. Semaunya. Suaranya menjadi syahdu ketika meyeret daun anggur kering di tepi jalan kecil depan rumah. Semakin lama suara itu terdengar menjauh dan disusul dengan desiran angin yang kini melintas kisi-kisi pagar. Malam yang tenang. Aku tak sempat menengok apakah rembulan juga
Dikirim Terserah Tak Dikirim Terserah !
Kemarau sudah akan tiba pikirku. Tapi tonggeret belum mengalun-alun menggetarkan dua pita di bawah sayapnya, mereka memiliki radar pendeteksi musim. Sebenarnya bukan radar tapi saat musim penghujan habis, tonggeret akan keluar dari tanah lalu hinggap di batang-batang pohon untuk berakustik dan siap kawin-mawin. Mungkin kemarau akan terlambat hadir tahun ini, penghujan masih panjang dan banjir
Nasib Gaun Enam Ratus Ribu
Gonggongan anjing membangunkanku dari tidur yang baru sepejaman mata menurutku. Semalam harus berjibaku dengan deadline pekerjaan yang tak punya ampun. Kejam, bengis tapi sistematis. Anjing yang membangunkanku pagi ini keranjingan sekaligus kerajinan bahkan lebih rajin dari alarm dari smartphone yang sudah tak smart lagi. Tahu begitu aku tak perlu memasang alarm lagi, besok akan kubisiki